Senin, 27 Juli 2026

 


Penerimaan Tamu Penggalang 2026: Menyalakan Semangat Pramuka, Mengukir Karakter Generasi Berprestasi

Pekuncen, 24–25 Juli 2026 — Semangat kepanduan kembali berkobar di Pangkalan SMP Negeri 3 Pekuncen melalui kegiatan Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) Gudep 23.32.79–23.32.80. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penerimaan anggota baru, melainkan gerbang awal lahirnya generasi muda yang tangguh, berkarakter, berjiwa Pancasila, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengusung tema "Membentuk Penggalang Berkarakter, Berjiwa Pancasila dan Siap Berkarya", kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka. Selama dua hari pelaksanaan, seluruh tamu penggalang diajak menumbuhkan semangat disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Dengan semangat Satya dan Darma Pramuka, para peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Berbagai materi kepramukaan, permainan edukatif, pembentukan karakter, hingga aktivitas yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Setiap tantangan yang dihadapi menjadi bekal untuk menempa mental, mengasah keberanian, serta membangun rasa percaya diri sebagai calon Penggalang sejati.

Lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler, Penerimaan Tamu Penggalang merupakan wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai-nilai keimanan, kejujuran, gotong royong, cinta tanah air, kreativitas, dan jiwa pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.

SMP Negeri 3 Pekuncen percaya bahwa Pramuka adalah sekolah kehidupan. Dari setiap langkah kaki di lapangan, setiap simpul yang diikat, setiap tantangan yang diselesaikan, hingga setiap kebersamaan yang terjalin, lahirlah pribadi-pribadi yang siap menjadi pemimpin masa depan, berkarya untuk masyarakat, dan mengharumkan nama bangsa.

Mari jadikan Penerimaan Tamu Penggalang 2026 sebagai awal perjalanan yang penuh makna. Karena di sinilah karakter ditempa, persaudaraan dibangun, dan mimpi-mimpi besar mulai diwujudkan.

Satu Pramuka, Satu Karya, Untuk Negeri!

Salam Pramuka! ⚜️🇮🇩

 


SMP Negeri 3 Pekuncen Peringati Hari Anak Nasional 2026 dengan Semangat Kebersamaan dan Keceriaan

Pekuncen, 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, SMP Negeri 3 Pekuncen menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Kegiatan diawali dengan apel peringatan Hari Anak Nasional yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Apel berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi sarana untuk mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta peran seluruh elemen sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkarakter.

Setelah pelaksanaan apel, suasana berubah menjadi lebih semarak dengan kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat. Seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti senam bersama dengan penuh semangat dan antusias. Gerakan yang energik dipadukan dengan semangat kebersamaan menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani.

Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen SMP Negeri 3 Pekuncen dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Melalui kegiatan ini, sekolah terus berupaya menanamkan nilai-nilai kepedulian, saling menghormati, disiplin, serta membangun karakter positif sebagai bekal generasi penerus bangsa.

Semangat Hari Anak Nasional mengingatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang aman, serta kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Selamat Hari Anak Nasional 2026.
"Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan."
Bersama kita wujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak, penuh inspirasi, dan menjadi tempat terbaik bagi setiap peserta didik untuk belajar, berkarya, dan meraih cita-cita.

IHT Hari Ke-4 SMP Negeri 3 Pekuncen: Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Praktik Sinkronisasi Data Kinerja

Sebagai bagian dari rangkaian In House Training (IHT) Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 3 Pekuncen kembali melaksanakan kegiatan IHT Hari Ke-4 yang berfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan data kinerja. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mendukung tata kelola pendidikan yang profesional, efektif, dan berbasis teknologi.

Materi yang disampaikan pada hari keempat mengangkat tema "Praktik Sinkronisasi Data Kinerja" dengan narasumber Agustina Kartini, S.E., M.Pd.. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan pendampingan secara langsung mengenai proses sinkronisasi data kinerja, mulai dari pemahaman konsep, langkah-langkah teknis, hingga praktik pelaksanaannya agar data yang dihasilkan akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan memadukan penyampaian materi dan praktik langsung menggunakan perangkat kerja masing-masing. Para guru tampak antusias mengikuti setiap tahapan, aktif berdiskusi, serta saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses sinkronisasi data. Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi setiap peserta untuk lebih memahami proses pengelolaan data secara tepat dan efisien.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik SMP Negeri 3 Pekuncen semakin terampil dalam mengelola dan menyinkronkan data kinerja secara mandiri. Kemampuan tersebut tidak hanya mendukung kelancaran administrasi sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan budaya kerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Semangat belajar, berkolaborasi, dan terus meningkatkan kompetensi menjadi fondasi utama bagi SMP Negeri 3 Pekuncen untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia pendidikan di masa depan.

 



Meningkatkan Inovasi Sekolah melalui Pemanfaatan AI pada IHT Hari Ke-3 SMP Negeri 3 Pekuncen

SMP Negeri 3 Pekuncen kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan In House Training (IHT) Hari Ke-3 Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam memperkuat kompetensi pendidik agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Mengusung tema "Inovasi Sekolah dan Pemanfaatan AI", pelatihan menghadirkan narasumber Dwi Riyani Darma Setianingsih, S.Pd., M.Pd., yang memberikan wawasan serta praktik pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh guru mengikuti sesi pelatihan dengan penuh antusias. Berbagai materi disampaikan mulai dari pengenalan teknologi AI, pemanfaatannya dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan media ajar yang kreatif, hingga strategi meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar melalui teknologi digital.

Tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antarpendidik untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan mengeksplorasi berbagai inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Suasana yang interaktif dan penuh semangat mencerminkan tekad bersama untuk terus berkembang mengikuti kemajuan zaman.

Melalui In House Training ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik SMP Negeri 3 Pekuncen semakin siap mengimplementasikan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Pemanfaatan AI bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi langkah strategis dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan bermakna.

Bersama berinovasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Selasa, 21 Juli 2026

 




Hari Kedua In House Training (IHT) SMP Negeri 3 Pekuncen: Membangun Budaya Peduli Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah dan Perilaku Ramah Lingkungan

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berwawasan lingkungan, SMP Negeri 3 Pekuncen melaksanakan In House Training (IHT) Hari Ke-2 pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini mengangkat tema "Membangun Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah melalui Pengelolaan Sampah dan Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan" dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Menguatkan Komitmen Menuju Sekolah Berbudaya Lingkungan

Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik, termasuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, budaya peduli lingkungan harus dimulai dari seluruh warga sekolah, terutama para pendidik sebagai teladan bagi peserta didik.

Melalui IHT hari kedua ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun budaya ramah lingkungan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari di sekolah.

Pengelolaan Sampah sebagai Langkah Nyata

Salah satu materi utama yang disampaikan oleh pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup adalah pengelolaan sampah yang efektif di lingkungan sekolah.

Peserta diajak memahami pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain menjaga kebersihan sekolah, pengelolaan sampah yang baik juga menjadi media pembelajaran karakter bagi peserta didik agar terbiasa hidup bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Dalam sesi diskusi, para peserta juga berbagi pengalaman dan ide mengenai program-program yang dapat diterapkan di sekolah, seperti bank sampah, pembuatan kompos, penghijauan lingkungan sekolah, hingga pembiasaan membawa botol minum dan wadah makan sendiri.

Menanamkan Perilaku Ramah Lingkungan

Selain pengelolaan sampah, narasumber juga menekankan pentingnya membangun perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan sederhana seperti menghemat penggunaan air dan listrik, menjaga kebersihan ruang kelas, menanam dan merawat tanaman, serta membiasakan budaya gotong royong menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.

Peserta diajak memahami bahwa perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah.

Guru sebagai Teladan dan Agen Perubahan

Sebagai pendidik, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui keteladanan, guru dapat menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sehingga menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sekolah.

In House Training ini memberikan bekal kepada guru untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam proses pembelajaran serta berbagai kegiatan sekolah. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terbiasa menerapkan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama Mewujudkan Sekolah yang Bersih, Hijau, dan Berkelanjutan

Pelaksanaan In House Training (IHT) Hari Ke-2 pada Selasa, 21 Juli 2026 menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 3 Pekuncen dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, sekolah berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman. Semangat tersebut diharapkan dapat menular kepada seluruh peserta didik sehingga tercipta generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

Karena lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab segelintir orang, melainkan hasil dari kepedulian dan kerja sama seluruh warga sekolah. Bersama, mari kita wujudkan SMP Negeri 3 Pekuncen sebagai sekolah yang berbudaya lingkungan, berkarakter, dan siap mencetak generasi yang peduli terhadap bumi untuk masa depan yang lebih baik. 🌿♻️🌎

 


Upacara Bendera Senin, 20 Juli 2026 di SMP Negeri 3 Pekuncen: Momentum Penyerahan Peserta Didik dan Awal Perjalanan Meraih Prestasi

Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman SMP Negeri 3 Pekuncen pada Senin, 20 Juli 2026, saat seluruh warga sekolah melaksanakan Upacara Bendera Hari Senin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, dewan guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan orang tua peserta didik baru.

Upacara kali ini memiliki makna yang lebih istimewa. Selain menjadi kegiatan rutin untuk menumbuhkan disiplin dan nasionalisme, upacara juga dirangkaikan dengan prosesi simbolis penyerahan peserta didik kelas VII dari orang tua kepada pihak sekolah. Momen tersebut menandai dimulainya tanggung jawab sekolah dalam mendampingi dan membimbing peserta didik selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Prosesi Penyerahan Peserta Didik

Salah satu rangkaian yang paling berkesan dalam upacara ini adalah prosesi penyerahan peserta didik baru. Dalam prosesi tersebut, orang tua diwakili oleh ayah dari salah satu peserta didik putri dan ibu dari salah satu peserta didik putra. Keduanya secara simbolis menyerahkan putra-putri mereka kepada pihak sekolah untuk dididik, dibimbing, dan dikembangkan potensi serta karakternya.

Prosesi ini menjadi lambang kepercayaan orang tua kepada sekolah dalam menjalankan amanah pendidikan. Sebaliknya, pihak sekolah menerima amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.

Momentum ini juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah ataupun keluarga semata, tetapi merupakan hasil dari kolaborasi yang erat antara orang tua, guru, dan peserta didik.

Menanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Karakter

Setelah prosesi penyerahan peserta didik, upacara dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan seperti penghormatan kepada Sang Merah Putih, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta amanat pembina upacara.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat jiwa nasionalisme, serta membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pembentukan karakter yang menjadi fondasi dalam kehidupan di sekolah maupun di masyarakat.

Amanat Pembina Upacara

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa peserta didik baru kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menaati tata tertib, menghormati guru dan teman, serta terus bersemangat dalam belajar.

Seluruh peserta didik juga diajak untuk menjadikan tahun ajaran baru sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, dan membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama.

Sinergi Orang Tua dan Sekolah

Prosesi penyerahan peserta didik menjadi simbol dimulainya sinergi antara orang tua dan sekolah dalam mendidik generasi penerus bangsa. Dengan komunikasi yang baik, saling percaya, dan kerja sama yang erat, diharapkan setiap peserta didik memperoleh pendampingan terbaik sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

SMP Negeri 3 Pekuncen percaya bahwa pendidikan yang berkualitas lahir dari kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, sekolah senantiasa membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan orang tua demi mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

Melangkah Bersama Menuju Masa Depan Gemilang

Upacara Bendera pada Senin, 20 Juli 2026 bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah momentum penting yang menandai dimulainya perjalanan pendidikan peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Pekuncen. Dengan semangat kebersamaan, dukungan orang tua, dedikasi para guru, dan tekad belajar dari setiap peserta didik, sekolah optimis dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Selamat datang kepada seluruh peserta didik kelas VII di keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen. Semoga setiap langkah yang dimulai hari ini menjadi awal dari perjalanan penuh ilmu, karakter, persahabatan, dan prestasi menuju masa depan yang gemilang.

"Pendidikan terbaik lahir dari sinergi keluarga dan sekolah. Bersama membimbing, bersama menginspirasi, bersama mengantarkan generasi menuju masa depan yang lebih baik." 🎓🇮🇩📚

Jumat, 17 Juli 2026

 

 


Penutupan MPLS SMP Negeri 3 Pekuncen 2026: Menutup Langkah Awal, Membuka Gerbang Masa Depan

Tak terasa, rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pekuncen telah sampai pada hari terakhir. Selama lima hari, peserta didik baru telah mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan lingkungan sekolah, membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai pelajar yang berprestasi.

Hari kelima menjadi penutup yang penuh makna. Selain menjadi momen evaluasi atas seluruh rangkaian kegiatan, hari ini juga menjadi awal dimulainya perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen.

Mengawali Hari dengan Disiplin dan Tanggung Jawab

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel pagi yang dipimpin oleh Bidang Kesiswaan bersama pengurus OSIS. Seluruh peserta didik mengikuti apel dengan penuh semangat sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan rasa tanggung jawab.

Seperti hari-hari sebelumnya, dilakukan pula pemeriksaan kerapian dan bekal siswa. Pembiasaan ini menjadi bagian dari budaya positif sekolah yang bertujuan membentuk peserta didik agar terbiasa menjaga penampilan, kesehatan, serta mempersiapkan diri sebelum mengikuti kegiatan belajar.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas

Salah satu kegiatan penting pada hari terakhir MPLS adalah pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas. Melalui kegiatan ini, peserta didik mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi fisik mereka.

Pemeriksaan kesehatan tidak hanya bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan peserta didik sejak dini, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Dengan tubuh yang sehat, peserta didik diharapkan mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal dan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 3 Pekuncen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik.

Istirahat Bersama, Mempererat Kebersamaan

Setelah pemeriksaan kesehatan, peserta didik menikmati waktu makan dan istirahat bersama yang didampingi oleh wali kelas dan pengurus OSIS.

Momen sederhana ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi cerita, mempererat hubungan antarsiswa, serta membangun suasana kekeluargaan yang hangat. Kebersamaan yang terjalin selama MPLS diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Upacara Penutupan MPLS: Awal Perjalanan Baru

Puncak kegiatan hari terakhir ditandai dengan Upacara Penutupan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang dipimpin oleh Bidang Kesiswaan bersama panitia MPLS.

Dalam upacara tersebut, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, disiplin, dan penuh semangat. Para guru juga memberikan motivasi agar nilai-nilai yang telah diperoleh selama MPLS dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penutupan MPLS bukan berarti berakhirnya proses belajar, melainkan menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk memasuki kehidupan sekolah yang sesungguhnya. Bekal berupa disiplin, tanggung jawab, sikap santun, semangat belajar, serta kepedulian terhadap sesama diharapkan menjadi karakter yang terus tumbuh selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Dari MPLS Menuju Prestasi

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik telah mendapatkan berbagai pengalaman berharga, mulai dari mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, membiasakan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), mengikuti penyuluhan tentang kesehatan, bahaya narkoba, literasi keuangan digital, etika bermedia sosial, hingga mengenal organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler.

Semua rangkaian kegiatan tersebut disusun untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Selamat Datang di Keluarga Besar SMP Negeri 3 Pekuncen

Berakhirnya MPLS menandai dimulainya perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen. Kini saatnya para peserta didik melangkah dengan penuh percaya diri, semangat belajar yang tinggi, dan tekad untuk terus berkembang menjadi generasi yang unggul.

Semoga pengalaman selama MPLS menjadi kenangan indah sekaligus fondasi yang kuat dalam membangun karakter, memperluas wawasan, serta meraih prestasi di masa mendatang.

Selamat kepada seluruh peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Selamat bergabung di SMP Negeri 3 Pekuncen. Mari bersama belajar, berkarakter, berkarya, dan mengukir prestasi demi masa depan yang gemilang.

"MPLS telah usai, namun semangat belajar baru saja dimulai. Bersama SMP Negeri 3 Pekuncen, mari melangkah menuju masa depan yang lebih cerah." 🎓🌟

 


Hari Keempat MPLS SMP Negeri 3 Pekuncen 2026: Membangun Generasi Cerdas Finansial, Berkarakter, dan Tangguh di Era Digital

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pekuncen memasuki hari keempat dengan rangkaian kegiatan yang semakin menarik dan bermanfaat. Berbagai materi yang disampaikan pada hari ini dirancang untuk membekali peserta didik baru dengan keterampilan hidup (life skills), mulai dari pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi secara bijak, hingga upaya pencegahan terhadap berbagai ancaman yang dihadapi remaja di era digital.

Melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, peserta didik memperoleh wawasan baru yang tidak hanya berguna selama bersekolah, tetapi juga sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Mengawali Hari dengan Disiplin dan Semangat

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB melalui apel pagi yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru. Seperti hari-hari sebelumnya, panitia juga melakukan pemeriksaan kerapian dan bekal siswa sebagai bentuk pembiasaan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesehatan.

Rutinitas ini menjadi bagian dari budaya positif SMP Negeri 3 Pekuncen dalam membentuk peserta didik yang tertib, mandiri, dan siap mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat.

Pertemuan Pagi Ceria Bersama OSIS

Setelah apel pagi, suasana semakin hidup melalui kegiatan Pertemuan Pagi Ceria yang dipandu oleh pengurus OSIS. Berbagai aktivitas ringan dan interaktif membuat peserta didik lebih rileks, percaya diri, serta semakin akrab dengan teman-teman dan kakak kelas.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kerja sama, dan semangat positif sebelum memasuki sesi materi utama.

Literasi Keuangan Digital: Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini

Salah satu agenda utama hari keempat adalah Literasi Keuangan Digital, yang menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Negara Indonesia (BNI) bersama Bidang Humas dan OSIS.

Dalam sesi ini, peserta didik diperkenalkan dengan pentingnya mengelola keuangan secara bijak sejak usia dini. Materi yang disampaikan mencakup cara menabung, mengenal transaksi digital, memahami manfaat layanan perbankan, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi saat menggunakan layanan keuangan digital.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pemahaman mengenai literasi keuangan menjadi bekal penting agar peserta didik mampu menggunakan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan tidak mudah terjebak dalam berbagai bentuk penipuan digital.

Ice Breaking: Menjaga Semangat Belajar

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang dipandu oleh pengurus OSIS. Berbagai permainan edukatif dan aktivitas kelompok menciptakan suasana yang lebih santai sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak belajar bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung dengan menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukasi yang ingin dicapai.

Edukasi Pencegahan Kekerasan, NAPZA, Judi Online, dan Kenakalan Remaja

Memasuki sesi berikutnya, peserta didik mendapatkan penyuluhan mengenai pencegahan kekerasan, penyalahgunaan NAPZA, judi online, dan kenakalan remaja yang disampaikan oleh Polsek Pekuncen bersama Bidang Humas.

Materi ini menjadi salah satu bagian penting dalam MPLS karena membahas berbagai tantangan yang sering dihadapi generasi muda saat ini. Peserta diberikan pemahaman mengenai dampak negatif kekerasan, bahaya narkoba, risiko kecanduan judi online, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat.

Selain itu, siswa juga diajak untuk lebih berani berkata "tidak" terhadap segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Melalui edukasi ini, diharapkan peserta didik mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan.

Menutup Hari dengan Refleksi dan Motivasi

Setelah melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), seluruh peserta kembali mengikuti Apel Siang sebagai penutup kegiatan hari keempat.

Pada kesempatan ini, panitia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kedisiplinan dan partisipasi aktif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pesan-pesan motivasi juga disampaikan agar semangat belajar, sikap disiplin, dan karakter positif terus dipertahankan hingga akhir kegiatan MPLS maupun selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Menyiapkan Generasi yang Siap Menghadapi Masa Depan

Hari keempat MPLS membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan memahami pentingnya literasi keuangan, bijak menggunakan teknologi, serta menjauhi berbagai perilaku negatif, siswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.

SMP Negeri 3 Pekuncen terus berkomitmen menghadirkan kegiatan MPLS yang ramah, aman, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sehingga setiap peserta didik baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan penuh percaya diri dan optimisme.

Semoga setiap materi yang diterima selama MPLS menjadi bekal berharga untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Karena pendidikan terbaik bukan hanya tentang memperoleh ilmu, tetapi juga tentang membangun sikap, karakter, dan kebiasaan baik yang akan membawa kesuksesan di kemudian hari. 🌟📚💙


 

Hari Ketiga MPLS SMP Negeri 3 Pekuncen 2026: Mengembangkan Potensi, Menjauhi Narkoba, dan Menumbuhkan Jiwa Organisasi

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pekuncen memasuki hari ketiga dengan suasana yang semakin hangat dan penuh antusias. Setelah dua hari mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, dan budaya positif, pada hari ketiga peserta didik baru diajak untuk mengenali potensi diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan dirancang secara interaktif sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

Memulai Hari dengan Apel Pagi dan Pemeriksaan Kerapian

Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru. Apel menjadi sarana untuk membangun disiplin, tanggung jawab, serta mempersiapkan mental siswa sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Seperti hari-hari sebelumnya, panitia juga melakukan pemeriksaan kerapian dan bekal siswa sebagai bentuk pembiasaan hidup tertib, bersih, dan sehat. Kegiatan sederhana ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus diterapkan di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Pertemuan Pagi Ceria: Mengawali Hari dengan Semangat Positif

Setelah apel pagi, peserta mengikuti kegiatan Pertemuan Pagi Ceria yang dipandu oleh pengurus OSIS. Suasana penuh keakraban, semangat, dan keceriaan membuat peserta didik baru semakin percaya diri dalam berinteraksi dengan teman-teman maupun kakak kelas.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak membangun rasa kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, nyaman, dan menyenangkan.

Ice Breaking: Belajar Sambil Bergembira

Agar suasana tetap segar dan peserta tidak merasa jenuh, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang berisi berbagai permainan edukatif dan aktivitas kelompok.

Selain menghadirkan keceriaan, ice breaking juga bertujuan melatih kerja sama, komunikasi, kreativitas, dan kekompakan antarpeserta. Melalui aktivitas ini, siswa belajar bahwa proses belajar akan menjadi lebih menyenangkan jika dilakukan dengan semangat dan kebersamaan.

Penyuluhan Pencegahan Narkoba: Wujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi

Salah satu agenda penting pada hari ketiga adalah penyuluhan tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba yang disampaikan oleh narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dalam sesi ini, peserta didik diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba terhadap kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Selain itu, siswa juga diajak mengenali berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika dan cara melindungi diri dari pengaruh lingkungan yang negatif.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan peserta didik memiliki kesadaran untuk selalu menjaga diri, memilih pergaulan yang sehat, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Mengenal Organisasi dan Ekstrakurikuler

Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler yang disampaikan oleh guru.

Pada kesempatan ini, siswa diperkenalkan dengan berbagai kegiatan yang dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Mulai dari organisasi sekolah, kegiatan seni, olahraga, keagamaan, hingga berbagai ekstrakurikuler lainnya.

Melalui pengenalan ini, peserta didik diharapkan mampu menemukan bidang yang sesuai dengan minatnya sehingga dapat berkembang menjadi pribadi yang aktif, kreatif, dan berprestasi.

Mengenal Program Kesiswaan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Program Kesiswaan yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan bersama pengurus OSIS.

Dalam sesi ini, peserta didik dikenalkan dengan berbagai program pembinaan karakter, kegiatan organisasi, lomba akademik maupun nonakademik, program kepemimpinan, hingga budaya positif yang menjadi ciri khas SMP Negeri 3 Pekuncen.

Materi ini memberikan gambaran kepada peserta didik bahwa sekolah menyediakan banyak kesempatan bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing.

Menutup Hari dengan Semangat Baru

Setelah melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), seluruh peserta kembali mengikuti Apel Siang sebagai penutup kegiatan hari ketiga.

Dalam apel penutupan, panitia memberikan evaluasi singkat serta motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjaga semangat, disiplin, dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan MPLS hingga selesai.

Bersama Menjadi Pelajar Hebat

Hari ketiga MPLS memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta didik baru. Tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang bahaya narkoba dan kehidupan sekolah, mereka juga mulai mengenali berbagai peluang untuk mengembangkan potensi melalui organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler.

SMP Negeri 3 Pekuncen terus berkomitmen menghadirkan MPLS yang ramah, aman, edukatif, dan inspiratif, sehingga setiap peserta didik mampu memulai perjalanan pendidikannya dengan penuh percaya diri, semangat belajar, dan karakter yang kuat.

Mari jadikan setiap pengalaman selama MPLS sebagai langkah awal untuk tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, kreatif, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan. Karena setiap potensi yang diasah hari ini akan menjadi bekal untuk meraih mimpi di kemudian hari. 🌟📚🎓

Selasa, 14 Juli 2026

 


  


Hari Kedua MPLS SMP Negeri 3 Pekuncen 2026: Membangun Karakter, Menjaga Kesehatan, dan Menjadi Pelajar Cerdas di Era Digital

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pekuncen memasuki hari kedua dengan rangkaian kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan menyenangkan. Berbagai materi disusun secara sistematis untuk membekali peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki karakter yang kuat, serta siap menghadapi tantangan di era digital.

Hari kedua tidak hanya berfokus pada pengenalan sekolah, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan, etika, dan perlindungan diri sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Mengawali Hari dengan Semangat dan Disiplin

Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan bersalaman bersama guru, dilanjutkan apel pagi sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan rasa hormat kepada seluruh warga sekolah. Sebelum kegiatan dimulai, panitia juga melakukan pemeriksaan kerapian serta bekal siswa untuk memastikan seluruh peserta hadir dengan penampilan yang sesuai aturan sekolah dan membawa bekal yang sehat.

Kebiasaan sederhana ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus dibangun di SMP Negeri 3 Pekuncen, sehingga siswa terbiasa hidup disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

Menjaga Kebugaran Melalui Jalan Sehat

Setelah apel pagi, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan cek kebugaran melalui jalan sehat sejauh 1 kilometer. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam belajar dan meraih prestasi.

Dengan tubuh yang sehat, peserta didik diharapkan mampu mengikuti proses pembelajaran dengan lebih fokus, aktif, dan bersemangat. Selain menyehatkan, jalan sehat juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar siswa maupun dengan guru.

Mengenal Budaya Satuan Pendidikan

Peserta didik kemudian mendapatkan materi tentang Budaya Satuan Pendidikan. Dalam sesi ini, siswa dikenalkan dengan visi, misi, tata tertib, budaya positif, serta berbagai kebiasaan baik yang menjadi identitas SMP Negeri 3 Pekuncen.

Materi ini bertujuan agar peserta didik memahami bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter, sikap, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal di masa depan.

Edukasi Pencegahan Pornografi dan Isu Perkawinan Anak

Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan remaja, peserta didik juga memperoleh materi mengenai pencegahan pornografi dan isu perkawinan anak.

Melalui penyampaian yang komunikatif dan sesuai usia, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri, memilih pergaulan yang sehat, serta menggunakan teknologi secara bijaksana. Materi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran peserta didik agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Menjadi Generasi Bijak Bermedia Sosial

Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peserta didik diberikan materi tentang Sopan Santun Bermedia Sosial.

Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya menjaga etika saat berkomunikasi di dunia digital, menghargai privasi orang lain, menghindari penyebaran berita bohong (hoaks), serta menggunakan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan menyebarkan hal-hal positif.

Harapannya, peserta didik mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Belajar Lebih Efektif Sejak Awal

Sebelum kegiatan berakhir, peserta didik mengikuti materi Cara Belajar Efektif. Materi ini memberikan berbagai strategi agar siswa dapat mengelola waktu belajar, meningkatkan konsentrasi, membuat catatan yang baik, serta membangun kebiasaan belajar yang konsisten.

Dengan memahami teknik belajar yang tepat sejak awal masuk SMP, diharapkan peserta didik lebih siap menghadapi tantangan akademik dan mampu meraih hasil belajar yang optimal.

Menutup Hari dengan Semangat Baru

Setelah melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), seluruh peserta kembali berkumpul dalam apel siang sebagai penutup kegiatan hari kedua.

Melalui apel penutupan, guru dan panitia memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan antusiasme peserta didik selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pesan-pesan motivasi juga disampaikan agar semangat belajar, menjaga kesehatan, dan membangun karakter positif terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama Membangun Generasi Berkarakter

Hari kedua MPLS menjadi bukti bahwa proses pengenalan sekolah tidak hanya berisi informasi tentang lingkungan belajar, tetapi juga menjadi sarana membentuk peserta didik yang sehat, disiplin, cerdas, serta memiliki karakter yang kuat.

SMP Negeri 3 Pekuncen berkomitmen menghadirkan kegiatan MPLS yang ramah, aman, edukatif, dan menyenangkan, sehingga setiap peserta didik baru memperoleh pengalaman yang bermakna sebagai bekal untuk menempuh perjalanan pendidikan selama tiga tahun ke depan.

Mari terus melangkah dengan semangat, menjaga karakter, dan mengukir prestasi. Karena setiap hari di sekolah adalah kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih baik. 🌟📚

MPLS Hari Pertama SMP Negeri 3 Pekuncen 2026: Awal Langkah Menuju Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pekuncen. Ratusan peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan sebagai langkah awal mengenal lingkungan sekolah, budaya positif, serta membangun karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.

Dengan mengusung konsep MPLS Ramah, Aman, dan Menyenangkan, seluruh kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus memperkenalkan kehidupan sekolah secara edukatif dan inspiratif.

Upacara Pembukaan: Menumbuhkan Semangat dan Rasa Bangga

Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Pembukaan MPLS yang berlangsung dengan tertib dan khidmat di halaman SMP Negeri 3 Pekuncen. Upacara diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, panitia, serta seluruh peserta didik baru.

Dalam amanatnya, kepala sekolah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen. Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan masa MPLS sebagai kesempatan mengenal sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar demi meraih prestasi di masa depan.

Upacara pembukaan menjadi simbol dimulainya perjalanan baru yang penuh harapan, sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap almamater.

Pemberian Materi: Bekal Menjadi Pelajar yang Berkarakter

Setelah upacara pembukaan, peserta didik mengikuti berbagai sesi materi yang disampaikan oleh guru dan narasumber. Materi yang diberikan bertujuan untuk membekali siswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memahami budaya positif yang diterapkan di SMP Negeri 3 Pekuncen.

Beberapa materi yang disampaikan meliputi pengenalan visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya disiplin, profil lulusan, penguatan karakter, serta pentingnya menjaga sikap santun dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai program sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, serta fasilitas yang dapat mendukung proses belajar.

Melalui penyampaian materi yang interaktif, peserta didik diajak aktif berdiskusi sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Membiasakan Budaya 5S

Salah satu kegiatan penting pada hari pertama MPLS adalah pembiasaan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Seluruh peserta didik diajak untuk mempraktikkan langsung budaya positif tersebut saat berinteraksi dengan guru, tenaga kependidikan, kakak kelas, maupun sesama teman.

Pembiasaan 5S menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, harmonis, dan saling menghargai. Nilai-nilai sederhana ini diharapkan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Dengan membangun komunikasi yang baik sejak awal, peserta didik akan lebih mudah beradaptasi, memiliki rasa percaya diri, serta mampu menciptakan hubungan yang positif dengan seluruh warga sekolah.

Upacara Penutupan: Menutup Hari dengan Semangat Baru

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, hari pertama MPLS ditutup dengan Upacara Penutupan. Dalam kesempatan tersebut, panitia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib, disiplin, dan penuh antusias.

Pesan-pesan motivasi kembali disampaikan agar seluruh peserta didik tetap menjaga semangat belajar, mematuhi tata tertib sekolah, serta terus mengembangkan karakter positif selama mengikuti MPLS maupun kegiatan pembelajaran nantinya.

Suasana penutupan berlangsung hangat dan penuh optimisme. Wajah-wajah ceria para peserta didik mencerminkan kebahagiaan karena telah berhasil melewati hari pertama dengan pengalaman baru yang berharga.

Langkah Awal Menuju Masa Depan Gemilang

Hari pertama MPLS bukan sekadar agenda pengenalan sekolah, tetapi menjadi awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa kebersamaan. Melalui kegiatan yang edukatif, ramah, dan menyenangkan, SMP Negeri 3 Pekuncen berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan potensi setiap peserta didik secara optimal.

Semoga semangat yang tumbuh di hari pertama ini terus menjadi motivasi untuk belajar, berkarya, dan berprestasi. Bersama guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah, mari kita wujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Selamat datang di SMP Negeri 3 Pekuncen. Bersama kita belajar, bersama kita tumbuh, bersama kita meraih masa depan yang gemilang! 🌟📚🎓


 

Upacara Bendera Perdana Tahun Ajaran 2026/2027 SMP Negeri 3 Pekuncen: Menumbuhkan Semangat, Disiplin, dan Karakter

Mengawali tahun ajaran baru dengan semangat kebangsaan merupakan tradisi yang terus dijaga di SMP Negeri 3 Pekuncen. Pada Senin, 13 Juli 2026, seluruh warga sekolah mengikuti Upacara Bendera Perdana Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai pembuka rangkaian kegiatan pembelajaran sekaligus dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Suasana upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan seluruh warga sekolah dalam menyongsong tahun ajaran baru.

Menanamkan Nilai Disiplin Sejak Hari Pertama

Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin. Lebih dari itu, upacara menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, nasionalisme, dan sikap menghargai jasa para pahlawan. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk membangun kebiasaan positif yang akan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Bagi peserta didik baru, upacara perdana juga menjadi pengalaman pertama mengikuti kegiatan resmi sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Pekuncen. Momen ini menjadi awal untuk mengenal budaya sekolah yang menjunjung tinggi kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa saling menghormati.

Pesan dan Motivasi untuk Tahun Ajaran Baru

Dalam amanat pembina upacara, seluruh peserta didik diajak untuk memulai tahun ajaran baru dengan tekad yang kuat, semangat belajar yang tinggi, serta komitmen untuk terus meningkatkan prestasi. Selain mengejar keberhasilan akademik, siswa juga diharapkan mampu mengembangkan karakter yang baik, menjaga etika, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah.

Tahun ajaran baru merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, membuka lembaran baru, dan menciptakan berbagai prestasi yang membanggakan. Setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan bakat dan potensinya masing-masing.

Semangat Kebersamaan dalam Mengawali Perjalanan Baru

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian agenda awal tahun ajaran, termasuk pembagian tugas kelas dan pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru. Kebersamaan yang terjalin antara guru dan siswa menjadi awal yang baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, nyaman, dan penuh semangat.

Melalui upacara perdana ini, SMP Negeri 3 Pekuncen kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta berjiwa nasionalis.

Semoga semangat yang tumbuh pada hari pertama ini terus menyala sepanjang tahun ajaran. Mari bersama-sama belajar, berkarya, dan mengukir prestasi demi mewujudkan cita-cita serta masa depan yang lebih baik.

Selamat menempuh Tahun Ajaran 2026/2027. Mari jadikan setiap langkah di sekolah sebagai kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

"Dengan disiplin kita membangun karakter, dengan semangat kita meraih prestasi, dan dengan kebersamaan kita wujudkan masa depan yang gemilang." 🇮🇩📚

 

Back to School 2026 SMP Negeri 3 Pekuncen: Saatnya Kembali Belajar, Berkarya, dan Berprestasi!

Liburan telah usai, saatnya kembali menyambut tahun ajaran baru dengan semangat baru. SMP Negeri 3 Pekuncen mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik dalam kegiatan Back to School Tahun Ajaran 2026/2027. Momen ini bukan hanya menjadi awal dimulainya proses pembelajaran, tetapi juga kesempatan untuk membangun tekad, mempererat persahabatan, dan meraih berbagai prestasi di tahun ajaran yang baru.

Hari pertama masuk sekolah akan dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026. Seluruh siswa diharapkan hadir tepat waktu, siap mengikuti kegiatan sekolah, dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan persiapan yang baik, proses belajar akan berjalan lebih tertib, nyaman, dan menyenangkan bagi semua warga sekolah.

Persiapan Menyambut Hari Pertama Sekolah

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh peserta didik dan orang tua.

SMP Negeri 3 Pekuncen mengimbau kepada seluruh ayah untuk mengantarkan putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan moral dan semangat bagi anak dalam mengawali tahun ajaran baru. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, menjadi motivasi tersendiri yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat belajar sejak hari pertama.

Pada hari Senin, seluruh siswa akan mengikuti upacara bendera yang dilanjutkan dengan pembagian tugas kelas. Oleh karena itu, siswa diminta hadir pukul 07.00 WIB agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dimulai tepat waktu.

Ketentuan yang Perlu Diperhatikan

Agar tercipta lingkungan sekolah yang tertib dan disiplin, setiap peserta didik diharapkan mematuhi beberapa ketentuan berikut:

  • Menggunakan seragam OSIS lengkap sesuai aturan sekolah.
  • Memakai sepatu hitam polos (bukan pantofel).
  • Bagi siswa putra, rambut dipotong rapi sesuai ketentuan sekolah dan tidak diwarnai.
  • Bagi siswi putri, tidak menggunakan cepol rambut berlebihan maupun riasan wajah (make up), termasuk pewarna bibir.
  • Kuku harus pendek, bersih, dan tidak menggunakan pewarna kuku.
  • Membawa rapor yang telah ditandatangani beserta administrasi lain yang diperlukan.
  • Membawa wadah makan dan alat makan pribadi, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah.

Disiplin Adalah Kunci Kesuksesan

Hari pertama sekolah merupakan langkah awal dalam membentuk kebiasaan yang baik selama satu tahun ke depan. Datang tepat waktu, berpakaian rapi, menaati tata tertib, serta menunjukkan sikap santun kepada guru dan teman merupakan cerminan karakter peserta didik yang unggul.

Melalui semangat Kurikulum Merdeka dan budaya positif sekolah, SMP Negeri 3 Pekuncen terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Setiap siswa didorong untuk aktif belajar, berani berkarya, serta mengembangkan potensi terbaiknya baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Mari sambut tahun ajaran baru dengan penuh optimisme. Persiapkan segala kebutuhan sejak malam sebelumnya, jaga kesehatan, dan datang ke sekolah dengan hati yang gembira. Bersama-sama kita wujudkan lingkungan belajar yang disiplin, berprestasi, dan penuh semangat.

Selamat datang kembali di SMP Negeri 3 Pekuncen!

"Disiplin Hari Ini, Sukses Esok Hari!" 🎓✨

  Konsistensi Pembiasaan Karakter dan Suasana Kondusif Pembelajaran di SMP Negeri 3 Pekuncen PEKUNCEN — Semangat belajar dan pembiasaan pos...